
BEKASI – Fakultas Pascasarjana Universitas Panca Sakti Bekasi sukses menyelenggarakan The 8th International Conference on Early Childhood Education (ICEC) 2026 yang berlangsung selama dua hari, pada 20–21 Juni 2026.
Tahun ini, konferensi internasional tersebut mengangkat tema strategis: “Digital Transformation In Early Childhood Education To Realize Inclusive, Safe And Of Good Character Generation.” Acara yang berjalan dengan lancar dan khidmat ini menyoroti pentingnya adaptasi teknologi yang aman serta pembentukan karakter anak sejak usia dini di era digital.
Kehadiran Menteri Komdigi sebagai Keynote Speaker
Konferensi bergengsi ini menghadirkan Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia, Ibu Hj. Meutya Viada Hafid, B.Eng., M.IP., sebagai pembicara kunci (keynote speaker).

Dalam pemaparannya, Menteri Komdigi memberikan pandangan krusial mengenai arah kebijakan transformasi digital nasional yang harus selaras dengan perlindungan dan edukasi anak usia dini. Pihak Universitas Panca Sakti Bekasi turut menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran dan pemikiran yang dibagikan oleh Menkomdigi.
Selain menghadirkan sudut pandang regulasi nasional, ICEC 2026 juga memperluas cakrawala akademik dengan menghadirkan empat orang pembicara (speaker) dari mancanegara. Para pakar internasional ini membagikan riset, tren global, serta komparasi implementasi teknologi dalam pendidikan anak usia dini di negara masing-masing.
Rektor Universitas Panca Sakti Bekasi menegaskan bahwa konferensi ini dirancang bukan sekadar sebagai forum ilmiah, melainkan sebagai wadah peningkatan kapasitas nyata bagi para praktisi pendidikan.
"Saya berharap melalui konferensi ini, para guru PAUD tidak hanya memperoleh wawasan dan pengetahuan baru, tetapi juga mendapatkan inspirasi, jejaring profesional, serta praktik-praktik terbaik yang dapat diterapkan di satuan pendidikan masing-masing," ujarnya
Beliau juga menambahkan harapan besar bagi masa depan generasi muda Indonesia pasca-agenda ini.
"Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama konferensi ini menjadi bekal berharga dalam mendampingi tumbuh kembang anak-anak Indonesia agar menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, kreatif, serta mampu menghadapi tantangan masa depan dengan penuh percaya diri," pungkas Rektor.