
Bekasi – Mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Panca Sakti, Eric Putra Pratama, turut berpartisipasi dalam kegiatan Indonesian Youth Impact (IYI) 2026 yang diselenggarakan pada 13–16 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 30 pemuda dari berbagai provinsi di Indonesia sebagai wadah pengembangan kepemimpinan, kolaborasi, serta peningkatan kepedulian terhadap isu-isu sosial yang berkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs).
Dalam kegiatan tersebut, Eric yang merupakan mahasiswa Akuntansi sekaligus Sekretaris II Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HIMA-AKSI) tergabung dalam kelompok yang membahas tema Pendidikan Inklusif. Bersama peserta dari berbagai daerah, ia mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang meliputi seminar, diskusi kelompok, pelatihan kepemimpinan, presentasi proyek sosial, hingga kegiatan kolaboratif yang bertujuan mendorong lahirnya solusi atas berbagai tantangan sosial di Indonesia.

Melalui diskusi kelompok, para peserta mengidentifikasi sejumlah permasalahan pendidikan yang masih dihadapi Indonesia, seperti keterbatasan akses pendidikan, kesenjangan fasilitas belajar, serta pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Hasil pembahasan kemudian dirumuskan menjadi sebuah gagasan yang dipresentasikan sebagai kontribusi generasi muda dalam mendukung terwujudnya pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Partisipasi dalam Indonesian Youth Impact memberikan banyak manfaat bagi pengembangan kompetensi mahasiswa. Selain menambah wawasan mengenai kondisi pendidikan di berbagai wilayah Indonesia, kegiatan ini juga meningkatkan kemampuan komunikasi, public speaking, berpikir kritis, kepemimpinan, serta kerja sama tim. Interaksi dengan peserta dari berbagai latar belakang turut memperluas jaringan pertemanan dan membuka peluang kolaborasi di masa mendatang.
Keikutsertaan Eric Putra Pratama dalam Indonesian Youth Impact 2026 menjadi bukti komitmen mahasiswa Universitas Panca Sakti untuk terus mengembangkan kapasitas diri sekaligus berkontribusi dalam menciptakan perubahan positif bagi masyarakat. Pengalaman yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal dalam mendukung aktivitas akademik maupun pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari peran mahasiswa sebagai agen perubahan.