BEKASI – Perkembangan teknologi digital telah mengubah wajah industri secara radikal. Kecerdasan Buatan (AI), Big Data, Cloud Computing, hingga Internet of Things (IoT) kini menjadi motor penggerak ekonomi modern. Namun, di balik kecanggihan teknologi tersebut, ada satu aset penentu yang sering kali luput dari pandangan: Modal Intelektual (Intellectual Capital).
Dalam ekosistem bisnis masa kini, kesuksesan sebuah perusahaan tidak lagi bisa diukur sekadar dari besarnya aset fisik berupa gedung atau mesin, maupun tumpukan modal finansial. Kemampuan organisasi dalam mengelola pengetahuan, kompetensi, dan inovasi justru menjadi kunci utama untuk memenangkan persaingan.

Modal intelektual bukanlah aset berwujud yang bisa disentuh, melainkan “kekayaan tersembunyi” organisasi. Secara sederhana, ini adalah kumpulan pengetahuan, pengalaman karyawan, teknologi, sistem kerja, hingga jaringan relasi yang mampu diciptakan perusahaan untuk menghasilkan nilai tambah (ekonomi).
Di era digitalisasi, modal ini mencakup bagaimana perusahaan mengelola data, merespons informasi, dan berinovasi secara lincah dan efektif. Teknologi secanggih apa pun tidak akan berdampak maksimal jika tidak digerakkan oleh sumber daya manusia dan sistem yang mumpuni.
Kesuksesan transformasi digital sangat bergantung pada tiga elemen utama modal intelektual:
Perusahaan yang memiliki modal intelektual kuat terbukti lebih tangkas dalam mengadopsi teknologi baru, mempercepat otomatisasi bisnis, dan mengambil keputusan strategis berbasis data (data-driven). Hasilnya, mereka mampu menciptakan inovasi produk yang relevan dengan kebutuhan pasar global.
Namun, mengelola modal intelektual bukanlah tanpa tantangan. Saat ini, dunia industri dihadapkan pada isu kesenjangan kompetensi digital, pergerakan tren teknologi yang sangat cepat, hingga rentannya keamanan privasi data. Selain itu, ada risiko besar kehilangan knowledge atau ilmu penting ketika karyawan kunci memutuskan resign.
Untuk menjawab tantangan tersebut, perusahaan modern wajib menerapkan manajemen pengetahuan (knowledge management), mendorong iklim pembelajaran yang berkesinambungan, serta membangun budaya kerja yang adaptif.
Transformasi digital tidak sekadar memindahkan proses manual ke layar komputer. Investasi pada teknologi mutlak harus diimbangi dengan investasi pada otak dan sistem di belakangnya. Sebab, pada akhirnya, manusialah yang mengendalikan teknologi untuk menciptakan keunggulan yang berkelanjutan.


BEKASI – Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Panca Sakti Bekasi kembali menyelenggarakan rangkaian Sidang Tugas Akhir (Skripsi) perdana pada tanggal 30 Juli 2026 bagi mahasiswa semester ini . Kegiatan akademik yang menjadi gerbang terakhir masa studi ini berlangsung dengan lancar, tertib, dan khidmat Gedung Kampus Universitas Panca Sakti Bekasi.
Sidang tugas akhir ini merupakan tahapan puncak bagi para mahasiswa untuk mempresentasikan dan mempertanggungjawabkan hasil penelitian ilmiah mereka di hadapan dewan penguji. Pada periode kali ini, mahasiswa Prodi Manajemen FEB Universitas Panca Sakti Bekasi mengangkat berbagai topik penelitian yang relevan dengan dinamika industri dan bisnis saat ini, meliputi konsentrasi Manajemen Pemasaran, Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM), Manajemen Keuangan, hingga Manajemen Operasional.
Suasana tegang bercampur semangat terlihat dari raut wajah para peserta sidang di sekitar ruang tunggu kampus. Namun, berbekal persiapan yang matang serta arahan komprehensif dari para dosen pembimbing, para mahasiswa tampak percaya diri dalam memaparkan temuan penelitian mereka. Berbagai pertanyaan kritis, masukan, dan saran perbaikan dari dewan penguji mampu dijawab dan diterima dengan baik oleh para peserta.
Ketua Program Studi Manajemen FEB Universitas Panca Sakti Bekasi, Darmeinis SE.,MM, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap pencapaian para mahasiswa.
“Sidang skripsi ini bukan sekadar syarat kelulusan administratif, melainkan wadah untuk menguji kedalaman analisis, pemecahan masalah, dan kesiapan mental mahasiswa. Kami sangat bangga melihat gagasan-gagasan inovatif yang mereka lahirkan. Harapannya, lulusan Prodi Manajemen FEB Universitas Panca Sakti Bekasi tidak hanya menjadi sarjana yang cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh dan siap memberikan kontribusi nyata di dunia kerja maupun masyarakat,” ungkap Darmeinis SE.,MM .
Turut hadir dan memberikan tanggapan, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Panca Sakti Bekasi, Dr. Adelina Suryati, S.E., M.Ak., CMA., CBV, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan cerminan dari dedikasi fakultas dalam menjaga standar mutu pendidikan.
“Kelulusan para mahasiswa dalam sidang tugas akhir ini adalah bukti nyata dari komitmen FEB Universitas Panca Sakti Bekasi dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan adaptif. Di era transformasi bisnis yang serba cepat ini, gelar akademik hanyalah awal. Kami berharap para lulusan dapat terus mengembangkan diri, menjunjung tinggi etika profesional, dan mampu menciptakan peluang serta inovasi yang berdampak positif bagi masyarakat luas. Teruslah berkarya dan jadilah duta kebanggaan almamater di mana pun Anda berada,” tegas Dr. Adelina Suryati, S.E., M.Ak., CMA., CBV
Seluruh rangkaian sidang diakhiri dengan pembacaan hasil yudisium dan pengumuman kelulusan yang diwarnai dengan rasa haru dan sujud syukur dari para mahasiswa. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara mahasiswa peserta sidang dan jajaran dewan penguji.
Segenap civitas academica Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Panca Sakti Bekasi mengucapkan Selamat dan Sukses kepada para mahasiswa Program Studi Manajemen yang telah berhasil melewati ujian komprehensif ini. Semoga ilmu yang telah ditempa selama di bangku perkuliahan menjadi bekal berharga untuk meniti karier yang gemilang dan membawa nama baik almamater di manapun berada.

Oleh Tim Prodi Sistem Informasi
Bekasi – Program Studi Sistem Informasi sukses menyelenggarakan kegiatan sidang skripsi Tahap 1 bagi mahasiswa Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan akademik yang harus ditempuh mahasiswa sebelum menyelesaikan pendidikan pada jenjang Sarjana (S1).
Sidang skripsi dilaksanakan di lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Panca Sakti Bekasi dengan menghadirkan dosen pembimbing dan dosen penguji sesuai bidang keilmuan masing-masing. Selama pelaksanaan sidang, mahasiswa mempresentasikan hasil penelitian yang telah disusun sekaligus mempertahankan temuan penelitian di hadapan tim penguji.
Ketua Program Studi Sistem Informasi menyampaikan bahwa sidang skripsi merupakan bentuk evaluasi akhir terhadap kemampuan mahasiswa dalam menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama masa perkuliahan. Selain menilai kualitas penelitian, sidang juga mengukur kemampuan mahasiswa dalam berpikir kritis, menyampaikan argumentasi secara ilmiah, serta memberikan solusi terhadap permasalahan yang diangkat dalam penelitian.
Berbagai topik penelitian yang diangkat mahasiswa mencerminkan perkembangan teknologi informasi dan kebutuhan dunia industri saat ini. Beberapa penelitian berfokus pada pengembangan sistem informasi, analisis data, keamanan informasi, hingga pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) untuk mendukung operasional manajemen dan bisnis.
Selama proses sidang, para dosen penguji memberikan berbagai masukan konstruktif sebagai bahan penyempurnaan skripsi sebelum mahasiswa menyerahkan naskah akhir. Revisi yang diberikan diharapkan dapat meningkatkan kualitas penelitian sehingga memiliki nilai akademik maupun manfaat praktis bagi masyarakat dan dunia kerja.
Pelaksanaan sidang berlangsung dengan tertib dan lancar. Mahasiswa menunjukkan kesiapan dalam mempresentasikan hasil penelitian serta menjawab berbagai pertanyaan dari tim penguji secara sistematis dan ilmiah.
Melalui kegiatan sidang skripsi ini, Program Studi Sistem Informasi terus berkomitmen menjaga mutu akademik serta menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi di bidang teknologi informasi, mampu berpikir analitis, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan siap bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Program Studi Sistem Informasi mengucapkan selamat kepada seluruh mahasiswa yang telah mengikuti sidang skripsi. Semoga hasil penelitian yang telah disusun dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan ilmu pengetahuan, dunia industri, serta masyarakat.

Program Studi Teknik Informatika Universitas Panca Sakti Bekasi kembali melaksanakan Sidang Tugas Akhir bagi mahasiswa tingkat akhir pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting sebelum mahasiswa dinyatakan lulus dan memperoleh gelar Sarjana Komputer (S.Kom.).
Sidang tugas akhir merupakan bentuk evaluasi akhir atas hasil penelitian yang telah dikerjakan mahasiswa selama masa studi. Pada kesempatan ini, setiap peserta mempresentasikan karya ilmiah di hadapan dosen penguji sekaligus mempertanggungjawabkan metode, proses pengembangan, hingga hasil penelitian yang telah dicapai.
Berbagai topik penelitian yang dipresentasikan menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam menerapkan ilmu informatika untuk menjawab kebutuhan di era digital. Mulai dari pengembangan aplikasi berbasis web dan mobile, sistem pendukung keputusan, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), machine learning, Internet of Things (IoT), hingga pengolahan data menjadi tema yang banyak diangkat dalam sidang kali ini.
Selain menguji kemampuan akademik, sidang tugas akhir juga melatih mahasiswa dalam berpikir kritis, menyampaikan ide secara sistematis, serta mempertahankan argumentasi ilmiah. Melalui proses ini, mahasiswa diharapkan siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Program Studi Teknik Informatika Universitas Panca Sakti Bekasi terus berkomitmen menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu mengembangkan solusi teknologi yang inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kurikulum yang mengikuti perkembangan industri, pembelajaran berbasis proyek, serta pendampingan dosen selama proses penelitian hingga sidang tugas akhir.
Pelaksanaan sidang berlangsung dengan lancar dan penuh semangat. Para dosen penguji memberikan berbagai masukan yang membangun agar hasil penelitian mahasiswa semakin berkualitas dan memiliki nilai implementasi yang lebih baik.
Selamat kepada seluruh mahasiswa yang telah menyelesaikan sidang tugas akhir. Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Program Studi Teknik Informatika Universitas Panca Sakti Bekasi menjadi bekal untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata di bidang teknologi informasi.
Bagi Anda yang memiliki minat di dunia pemrograman, kecerdasan buatan, pengembangan perangkat lunak, maupun teknologi digital, Program Studi Teknik Informatika Universitas Panca Sakti Bekasi siap menjadi tempat untuk mengembangkan kompetensi dan membangun karier di era transformasi digital.
✨ Saatnya mengenal kampus yang bukan hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga tempat berkembang, berkarya, dan berprestasi!
Bersama HIMAMEN x HIMA AKSI , kami mengajak kamu untuk melihat lebih dekat suasana kampus, fasilitas, kegiatan akademik maupun organisasi yang siap mendukung setiap langkahmu menuju masa depan.
Di sini, kamu tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga pengalaman, relasi, dan kesempatan untuk mengembangkan potensi diri.
🎓 Belajar.
💡 Berkarya.
🚀 Berprestasi.
Yuk, bergabung dan jadilah bagian dari keluarga besar kami!

BEKASI – Sebagai wujud nyata komitmen dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang merata dan berkualitas, Universitas Panca Sakti (PSU) Bekasi melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis sukses menyelenggarakan tahapan Seleksi KIP Kuliah untuk Tahun Akademik 2026/2027.
Kegiatan seleksi ini berlangsung tertib dan penuh antusiasme di ruang aula kampus Universitas Panca Sakti Bekasi pada Senin, 27 Juli 2026. Puluhan calon mahasiswa baru penerima program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah hadir dengan mengenakan pakaian formal hitam-putih, siap mengikuti serangkaian tes yang telah disiapkan oleh panitia pelaksana.
Proses seleksi dibuka langsung oleh jajaran pimpinan fakultas dan tim penyeleksi KIP Kuliah Universitas Panca Sakti Bekasi. Dalam sambutan arahannya, pimpinan menegaskan bahwa program KIP Kuliah bukan sekadar bantuan finansial, melainkan amanah negara yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh mahasiswa untuk mencetak prestasi akademis maupun non-akademis.
Universitas Panca Sakti Bekasi mengedepankan prinsip transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas dalam seluruh proses rekrutmen. Hal ini terlihat dari penerapan sistem ujian yang terintegrasi secara digital.
Para peserta mengikuti pengujian kompetensi berbasis sistem online secara serentak di ruangan, dipandu oleh tim pengawas dan ditampilkan secara real-time melalui layar utama. Metode ini bertujuan untuk memastikan bahwa calon penerima beasiswa KIP Kuliah benar-benar merupakan individu yang memenuhi kualifikasi, baik dari segi potensi akademik maupun kelayakan kriteria penerima.
Melalui seleksi ketat pada Tahun Akademik 2026/2027 ini, Universitas Panca Sakti Bekasi berharap dapat menjaring calon-calon intelektual muda yang tangguh, gigih, dan memiliki semangat belajar tinggi meski dihadapkan pada keterbatasan ekonomi.
Pendidikan adalah hak seluruh anak bangsa. Dengan adanya program KIP Kuliah di Universitas Panca Sakti Bekasi, diharapkan para mahasiswa terpilih nantinya dapat fokus menempuh studi, lulus tepat waktu, dan mampu menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa.
Selamat berjuang kepada seluruh peserta seleksi KIP Kuliah Universitas Panca Sakti Bekasi Tahun Akademik 2026/2027. Kuliah Berkwalitas, Masa Depan Cerdas!

Bekasi – Di balik setiap proses pembelajaran yang berjalan di ruang kelas, terdapat berbagai upaya yang mungkin tidak terlihat oleh mahasiswa maupun masyarakat. Salah satunya adalah rapat koordinasi yang secara rutin dilakukan oleh Program Studi Informatika Universitas Panca Sakti Bekasi sebagai bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.
Bagi Prodi Informatika, pembelajaran yang berkualitas tidak hanya bergantung pada materi kuliah atau teknologi yang digunakan, tetapi juga pada komunikasi, evaluasi, dan koordinasi yang dilakukan secara berkelanjutan. Melalui forum seperti ini, berbagai masukan dan pengalaman selama proses pembelajaran dibahas bersama untuk menghasilkan solusi yang lebih baik.
Dalam rapat koordinasi tersebut, tim program studi mendiskusikan berbagai aspek penting, mulai dari pelaksanaan perkuliahan, efektivitas metode pembelajaran, perkembangan kurikulum, hingga strategi agar materi yang disampaikan tetap selaras dengan kebutuhan dunia industri dan perkembangan teknologi informasi yang terus bergerak cepat.
Diskusi juga menjadi ruang untuk menyamakan persepsi antar dosen sehingga setiap mata kuliah dapat saling mendukung dalam membentuk kompetensi lulusan. Dengan koordinasi yang baik, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga pengalaman belajar yang lebih terarah, terintegrasi, dan relevan dengan tantangan di dunia kerja.
Bagi Program Studi Informatika Universitas Panca Sakti Bekasi, setiap rapat koordinasi bukan sekadar agenda administratif. Forum ini merupakan bagian dari budaya akademik yang menempatkan proses evaluasi dan perbaikan sebagai langkah penting dalam membangun pendidikan yang berkualitas. Sebab, kualitas pembelajaran tidak tercipta dalam satu hari, melainkan dibangun melalui keputusan-keputusan yang diambil secara bersama, berdasarkan diskusi yang terbuka dan penuh tanggung jawab.
Komitmen tersebut menjadi salah satu upaya Prodi Informatika untuk terus menghadirkan lingkungan belajar yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan pembelajaran yang terus dievaluasi dan disempurnakan, mahasiswa diharapkan tidak hanya siap menyelesaikan studi, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, menyelesaikan permasalahan, serta beradaptasi dengan kebutuhan industri digital.
Di era transformasi digital saat ini, dunia kerja membutuhkan lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu belajar sepanjang hayat dan berkembang mengikuti perubahan. Karena itu, peningkatan kualitas pembelajaran menjadi komitmen yang terus dijaga oleh seluruh sivitas akademika Program Studi Informatika Universitas Panca Sakti Bekasi.
Jika Anda sedang mencari program studi yang tidak hanya fokus pada proses belajar di ruang kelas, tetapi juga terus berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran melalui evaluasi, kolaborasi, dan inovasi, Prodi Informatika Universitas Panca Sakti Bekasi siap menjadi tempat untuk bertumbuh, belajar, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional.
Penutup
Program Studi Informatika Universitas Panca Sakti Bekasi percaya bahwa pendidikan terbaik lahir dari semangat untuk terus belajar, berdiskusi, dan berbenah. Setiap koordinasi, setiap evaluasi, dan setiap keputusan yang diambil hari ini merupakan investasi untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih baik bagi mahasiswa di masa depan.
Belajar • Berkarya • Berinovasi • Berdampak

Oleh Tim Prodi Sistem Informasi
Banyak orang mengira bahwa mahasiswa yang sukses adalah mereka yang selalu mendapatkan nilai sempurna. Padahal, kenyataannya tidak selalu demikian.
Di dunia kuliah, keberhasilan sering kali ditentukan oleh kebiasaan yang dibangun setiap hari. Mahasiswa yang terus berkembang bukan hanya rajin belajar, tetapi juga mampu mengatur waktu, beradaptasi, dan terus meningkatkan kemampuan diri.
Lalu, kebiasaan apa saja yang dimiliki mahasiswa yang berkembang lebih cepat?
1. Aktif Bertanya dan Berdiskusi
Mahasiswa yang berkembang tidak malu untuk bertanya ketika belum memahami materi.
Mereka memanfaatkan kesempatan berdiskusi dengan dosen maupun teman untuk memperluas wawasan. Dari proses inilah sering muncul ide baru, solusi atas permasalahan, bahkan peluang untuk berkolaborasi dalam berbagai proyek.
Di dunia kerja, kemampuan berkomunikasi dan berdiskusi juga menjadi salah satu keterampilan yang sangat dibutuhkan.
2. Mengelola Waktu dengan Baik
Kuliah memberikan kebebasan yang lebih besar dibandingkan saat sekolah. Namun, kebebasan tersebut juga menuntut tanggung jawab yang lebih tinggi.
Mahasiswa yang mampu mengatur jadwal belajar, mengerjakan tugas tepat waktu, dan menyeimbangkan aktivitas akademik dengan kegiatan organisasi biasanya lebih siap menghadapi tantangan selama kuliah.
Manajemen waktu yang baik juga membantu mengurangi kebiasaan menunda pekerjaan.
3. Mau Belajar Hal Baru di Luar Kelas
Perkembangan teknologi berlangsung sangat cepat. Apa yang dipelajari di kelas menjadi fondasi, tetapi mahasiswa juga perlu terus belajar secara mandiri.
Mengikuti webinar, pelatihan, sertifikasi, membaca artikel, atau mencoba teknologi baru dapat menambah pengalaman yang sangat berharga.
Semakin banyak pengalaman yang dimiliki, semakin siap pula mahasiswa menghadapi dunia kerja.
4. Berani Membangun Portofolio
Mahasiswa yang berkembang tidak hanya mengumpulkan nilai, tetapi juga mengumpulkan pengalaman.
Portofolio dapat berupa:
Portofolio menjadi bukti nyata kemampuan yang dimiliki ketika melamar pekerjaan maupun mengikuti program magang.
5. Konsisten, Bukan Sekadar Semangat di Awal
Semangat di awal semester memang penting, tetapi yang lebih menentukan adalah konsistensi.
Belajar sedikit demi sedikit setiap hari sering kali memberikan hasil yang lebih baik daripada belajar dalam waktu singkat menjelang ujian.
Mahasiswa yang konsisten akan lebih mudah memahami materi, menyelesaikan tugas, dan mencapai target akademik.
Dunia Kerja Membutuhkan Lebih dari Sekadar Nilai
Saat ini perusahaan tidak hanya melihat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK).
Mereka juga memperhatikan berbagai kemampuan lain, seperti:
Karena itu, membangun kebiasaan positif sejak awal kuliah menjadi investasi penting untuk masa depan.
Membangun Kebiasaan Positif di Program Studi Sistem Informasi
Di Program Studi Sistem Informasi Universitas Panca Sakti Bekasi, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan di ruang kelas, tetapi juga didorong untuk mengembangkan keterampilan melalui proyek, diskusi, praktikum, presentasi, dan pemanfaatan teknologi digital.
Mahasiswa juga dibekali berbagai kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri, seperti:
Melalui pengalaman belajar yang aplikatif, mahasiswa diharapkan tidak hanya siap menyelesaikan studi, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia kerja.

Bekasi, 24 Juli 2026 — Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris melalui English Department Student Association(EDSA) Universitas Panca Sakti (PSU) Bekasi resmi menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Organisasi (LDKO) untuk periode 2026/2027. Mengusung tema “Leading Together, Building Tomorrow”, acara ini berlangsung selama dua hari pada Jumat–Sabtu, 24–25 Juli 2026.


Kegiatan diawali pada Jumat pagi dengan berkumpul di kampus sebelum seluruh peserta dan panitia bertolak menuju lokasi acara. Acara dibuka secara resmi pada pukul 13.00 WIB dan dilanjutkan dengan serangkaian pembekalan materi intensif guna membentuk karakter kepemimpinan mahasiswa.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Dr. Yon A.E., M.Pd., menyampaikan harapannya agar para peserta dapat memanfaatkan kegiatan LDKO ini sebagai ajang proses pembentukan karakter dan kapasitas diri. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh sikap profesional, integritas, serta kematangan dalam berorganisasi.
Sementara itu, perwakilan bidang Kemahasiswaan, Erryandi, M.Pd., memberikan arahan serta dorongan kepada seluruh peserta untuk membiasakan diri menggunakan bahasa Inggris dalam setiap aktivitas. “Sebagai mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris, penting untuk membiasakan diri berbahasa Inggris di mana pun berada. Dengan terus melatih dan menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari maupun keorganisasian, kita akan menjadi terbiasa dan makin percaya diri,” tegasnya. Beliau juga berharap melalui LDKO ini, para anggota dan pengurus EDSA mampu membangun kerja sama tim yang solid serta membawa nama baik almamater Universitas Panca Sakti Bekasi.
Pada hari pertama, peserta dibekali dua materi utama, yakni Kepemimpinan & Keorganisasian serta Tata Cara Bersidang. Malam harinya, suasana pelatihan dihangatkan melalui sesi Malam Keakraban (Makrab) bertajuk “The Untold Stage”.
Rangkaian kegiatan hari kedua, Sabtu (25/7), diawali dengan sesi pemikiran terbuka melalui “Real Talk, Real Life”, senam pagi, hingga beragam games interaktif seperti estafet sedotan, jaga lilin, dan voli sarung untuk melatih kekompakan. Seluruh rangkaian acara ditutup pada Sabtu siang dengan sesi pembagian hadiah dan foto bersama.
Dengan terselenggaranya LDKO ini, Universitas Panca Sakti Bekasi berharap para mahasiswa yang tergabung dalam EDSA siap menjadi generasi pemimpin baru yang solid, berintegritas, dan siap membangun masa depan organisasi yang lebih baik.

Oleh: Tim Prodi Informatika
Di era digital, hampir semua aktivitas kita bergantung pada akun online. Mulai dari email, media sosial, marketplace, hingga layanan perbankan digital. Karena itu, menjaga keamanan akun menjadi hal yang sangat penting.
Namun, masih banyak orang yang menganggap password yang kuat sudah cukup untuk melindungi akun. Padahal, kenyataannya tidak selalu demikian.
Kasus pencurian akun terus meningkat, baik melalui phishing, malware, maupun kebocoran data. Bahkan akun dengan password yang rumit sekalipun tetap berisiko diretas jika tidak memiliki lapisan keamanan tambahan.
Lalu, bagaimana cara melindungi akun agar lebih aman?
Salah satu langkah yang paling direkomendasikan adalah mengaktifkan Two-Factor Authentication (2FA).
Apa Itu Two-Factor Authentication (2FA)?
Two-Factor Authentication (2FA) atau Autentikasi Dua Faktor adalah metode keamanan yang meminta dua tahap verifikasi sebelum seseorang dapat mengakses sebuah akun.
Tahap pertama adalah sesuatu yang kamu ketahui, yaitu password.
Tahap kedua adalah sesuatu yang kamu miliki atau kamu gunakan, misalnya: Kode OTP melalui SMS, Aplikasi Authenticator, Sidik jari, Face ID, Email verifikasi.
Dengan adanya dua proses verifikasi tersebut, akun menjadi jauh lebih aman meskipun password diketahui orang lain.
Mengapa Password yang Kuat Masih Bisa Diretas?
Banyak orang membuat password yang panjang, unik, bahkan menggunakan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol.
Sayangnya, keamanan akun tidak hanya bergantung pada seberapa rumit password yang digunakan.
Berikut beberapa penyebab akun tetap bisa diretas.
1. Phishing
Pelaku membuat halaman login palsu yang tampak sama persis dengan situs asli.
Tanpa sadar, pengguna memasukkan email dan password ke halaman tersebut sehingga informasi login jatuh ke tangan pelaku.
2. Kebocoran Data
Tidak semua kebocoran berasal dari kesalahan pengguna.
Terkadang sebuah layanan digital mengalami serangan sehingga data pengguna, termasuk alamat email dan password, tersebar di internet.
Jika kamu menggunakan password yang sama di banyak akun, risikonya menjadi jauh lebih besar.
3. Malware atau Keylogger
Malware dapat merekam aktivitas pengguna, termasuk tombol yang ditekan pada keyboard.
Akibatnya, password dapat diketahui tanpa harus ditebak.
Bagaimana Cara Kerja 2FA?
Secara sederhana, proses login dengan Two-Factor Authentication (2FA) terdiri dari tiga langkah:
Apabila password benar tetapi kode verifikasi tidak tersedia, maka proses login akan ditolak.
Inilah yang membuat 2FA menjadi lapisan keamanan tambahan yang sangat efektif.
Manfaat Mengaktifkan Two-Factor Authentication (2FA)
Mengaktifkan 2FA memberikan berbagai keuntungan, di antaranya:
Akun Apa Saja yang Sebaiknya Menggunakan 2FA?
Sebenarnya semua akun penting sebaiknya menggunakan Two-Factor Authentication.
Prioritaskan akun berikut:
Semakin penting sebuah akun, semakin besar pula kebutuhan untuk memberikan perlindungan tambahan.
Cara Mengaktifkan 2FA
Meskipun tampilan setiap aplikasi berbeda, langkah-langkahnya hampir sama.
Proses ini biasanya hanya membutuhkan waktu beberapa menit, tetapi manfaatnya dapat melindungi akun dalam jangka panjang.
Kesalahan yang Masih Sering Dilakukan
Meskipun sudah mengaktifkan 2FA, beberapa kebiasaan berikut masih sering ditemukan dan sebaiknya dihindari:
Keamanan digital tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kebiasaan penggunanya.
FAQ Seputar Two-Factor Authentication (2FA)
Apakah 2FA benar-benar aman?
2FA secara signifikan meningkatkan keamanan akun karena membutuhkan verifikasi tambahan selain password. Meskipun tidak membuat akun kebal terhadap semua ancaman, fitur ini mampu mengurangi risiko peretasan secara drastis.
Apakah OTP sama dengan 2FA?
Tidak. OTP hanyalah salah satu metode yang digunakan dalam sistem Two-Factor Authentication. Selain OTP, ada juga aplikasi Authenticator, sidik jari, Face ID, dan metode verifikasi lainnya.
Mana yang lebih aman, SMS OTP atau aplikasi Authenticator?
Aplikasi Authenticator umumnya lebih aman karena tidak bergantung pada jaringan seluler dan lebih sulit disalahgunakan melalui teknik seperti SIM swapping.
Apakah semua akun perlu menggunakan 2FA?
Sangat disarankan, terutama untuk akun email, media sosial, layanan keuangan, marketplace, dan penyimpanan cloud yang berisi data penting.
Lindungi Akunmu Mulai Hari Ini
Menggunakan password yang kuat adalah langkah awal yang baik. Namun, di tengah meningkatnya ancaman siber, langkah tersebut saja belum cukup.
Mengaktifkan Two-Factor Authentication (2FA) memberikan lapisan keamanan tambahan yang dapat mencegah akses tidak sah, meskipun password berhasil diketahui oleh orang lain.
Luangkan beberapa menit hari ini untuk mengaktifkan 2FA pada akun-akun penting yang kamu miliki. Langkah sederhana ini bisa menjadi investasi besar untuk melindungi data, identitas, dan aktivitas digitalmu di masa depan.
Tentang Prodi Informatika Universitas Panca Sakti Bekasi
Program Studi Informatika Universitas Panca Sakti Bekasi berkomitmen menghadirkan edukasi yang tidak hanya berfokus pada pemrograman dan pengembangan perangkat lunak, tetapi juga pada peningkatan literasi digital dan kesadaran keamanan siber. Melalui berbagai artikel dan konten edukatif, Prodi Informatika mengajak mahasiswa dan masyarakat untuk memanfaatkan teknologi secara cerdas, aman, dan bertanggung jawab.
Belajar • Berkarya • Berinovasi • Berdampak
Universitas Panca Sakti Bekasi berkomitmen memberikan pengalaman belajar unggul dan menciptakan lingkungan akademik yang mendukung pengembangan intelektual serta keterampilan praktis mahasiswa.